27 June 2017

Ngoceh Soal Marco Polo (2014)

Aku baru saja menyelesaikan nonton Marco Polo (2014) season 2. Yang season 1, aku nontonnya lompat-lompat fast forward gitu. Aku harus ngaku sih satu-satunya alasan aku nonton karena ada Michelle Yeoh.

Entah aku kurang suka sama genre film yang seperti ini. Padahal kalau mau jujur, serial ini digarap sangat serius sekali. Cerita yang menarik, adegan-adegan yang bikin mulut menganga (misal doing martial art fighting without clothes AT ALL), drama yang bikin hati tercekat, setting lokasi yang luar biasa, kuda dll. Sangat disayangkan Netflix membatalkan kelanjutan serial ini. Kabarnya karena sudah merugi $200 juta dari Marco Polo dan beberapa serial lainnya. Bukan angka yang main-main sih dan Netflix harus selamatkan diri :(

Satu hal yang menghantuiku dari serial ini bukan Kublai Khan ataupun Marco Polo, tapi opening sequence-nya. Tidak bisa dideskripsikan dengan kata-kata. Rentetan gambar mempesona yang seperti dihasilkan dari pena kaligrafi China dan diiringi dengan musik karya Daniele Luppi. Indah tapi mencekam.

Musiknya dibuat ringtone hape ah :)) #eh