26 July 2017

Agents of S.H.I.E.L.D. Season 4 Luar Biasa Deh!

Kira-kira seminggu lalu aku selesai menonton season 4 dari serial Agents of S.H.I.E.L.D. Oh my! Serial ini dimulai agak slow di season 1 dan perlahan cukup menyihirku untuk terus menontonnya. Banyak kejutan-kejutan tak terduga dari season 1 sampai season 4.

Oh iya sebagai gambaran sederhana soal serial ini, ingat dengan film layar lebar the Avengers yang pertama? Di film itu, Loki membunuh seorang agen bernama Phil Coulson. Nah serial ini merupakan spin off kisah Phil Coulson yang ternyata masih hidup dan bagaimana dia memimpin S.H.I.E.L.D.

Menariknya, timeline serial ini dibuat konsisten dengan timeline film-film the Avengers yang ada. Mantap ya. Nick Fury, Lady Sif dan beberapa artefak yang ada di film layar lebar muncul dalam serial ini. Jadi, apakah tokoh dalam serial ini bakal muncul di layar lebar the Avengers mendatang? Entahlah.

Dari keempat seasonnya, menurutku season ke-4 yang fenomenal. Dari Agents of S.H.I.E.L.D. menjadi Agents of HYDRA, lalu Ghost Rider dan episode penutup yang bikin penonton berspekulasi macam-macam untuk season 5 yang dijadwalkan tayang Januari 2018. Ah, ga sabar rasanya nunggu tahun depan :) [Edit 13 Agt 2017: jadwalnya maju YES! Menurut Den of Geek, season 5 akan premiere tanggal 24 November 2017. YAY!]

Oh ya, aku sertakan cuplikan video untuk season 4 finale.

27 June 2017

Ngoceh Soal Marco Polo (2014)

Aku baru saja menyelesaikan nonton Marco Polo (2014) season 2. Yang season 1, aku nontonnya lompat-lompat fast forward gitu. Aku harus ngaku sih satu-satunya alasan aku nonton karena ada Michelle Yeoh.

Entah aku kurang suka sama genre film yang seperti ini. Padahal kalau mau jujur, serial ini digarap sangat serius sekali. Cerita yang menarik, adegan-adegan yang bikin mulut menganga (misal doing martial art fighting without clothes AT ALL), drama yang bikin hati tercekat, setting lokasi yang luar biasa, kuda dll. Sangat disayangkan Netflix membatalkan kelanjutan serial ini. Kabarnya karena sudah merugi $200 juta dari Marco Polo dan beberapa serial lainnya. Bukan angka yang main-main sih dan Netflix harus selamatkan diri :(

Satu hal yang menghantuiku dari serial ini bukan Kublai Khan ataupun Marco Polo, tapi opening sequence-nya. Tidak bisa dideskripsikan dengan kata-kata. Rentetan gambar mempesona yang seperti dihasilkan dari pena kaligrafi China dan diiringi dengan musik karya Daniele Luppi. Indah tapi mencekam.

Musiknya dibuat ringtone hape ah :)) #eh